Welcome to potretmaluku.com

Selasa, 06 Januari 2009
Halaman Depan arrow Jendela Internasional arrow Ekonomi Cina melamban
Ekonomi Cina melamban Cetak
Selasa, 21 Oktober 2008
ImagePertumbuhan ekonomi Cina berada pada tingkat terendah dalam lima tahun terakhir. Dalam periode tiga bulan hingga September, tingkat pertumbuhan tahunan melamban menjadi 9%.

Pada triwulan sebelumnya Cina mencatat pertumbuan 10,1%.

Juru bicara badan statistik Cina Li Xiaochao mengatakan dampak krisis keuangan global lebih buruk dari perkiraan pemerintah.

Tingkat pertumbuhan pada kwartal ketiga yang diumumkan pada hari Senin menandai penurunan yang cukup tajam.

Belum ada tanda pemulihan

Pada tiga kwartal pertama tahun lalu ekonomi Cina tumbuh tumbuh rata-rata 12,2%.

"Belum ada tanda-tanda pemulihan dari krisis keuangan," kata Li Xiaochao dalam keterangan pers.

"Terlihat dengan jelas pertumbuhan ekonomi dunia melamban. Ada banyak faktor yang tidak pasti dan situasi yang bergejolak dalam ekonomi internasional," katanya.

"Semua ini mulai berpengaruh buruk terhadap ekonomi Cina."

Para wartawan mengatakan dari data terbaru di Cina ini diperkirakan penjualan besi dan rumah bisa turun tajam.

Berbagai pabrik di Cina melaporkan bahwa permintaan ekspor mengalami penurunan besar-besaran. Pekan lalu pemerintah mengatakan separuh industri mainan anak-anak gulung tikar.

Li mengatakan pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk mengatasi masalah ini.

Fokus kebijakan pemerintah tak lagi mencegah ekonomi Cina mengalami overheating tapi bagaimana "menjaga pertumbuhan" dan "mengontrol"
inflasi.

Akhir pekan kemarin para pejabat mengatakan pemerintah siap mengumumkan pemotongan pajak dan penambahan investasi di bidang prasarana.

Pengetatan pasar perumahan di kawasan-kawasan tertentu juga dilonggarkan.

Bank sentral Cina telah dua kali memotong suku bunga dan mengurangi jumlah minimum ketersediaan likuiditas bank-bank sejak pertengahan September.

Diperkirakan bank sentral akan kembali menurunkan suku bunga dalam beberapa waktu mendatang.(BBC)

 
Berikutnya >